PEMBERDAYAAN WANITA SEBAGAI TIM KELOMPOK PENDUKUNG (KEKEP) IBU NIFAS DALAM MENJAGA KENYAMANAN IBU SELAMA MASA NIFAS
DOI:
https://doi.org/10.36929/ebima.v3i1.495Abstrak
Para ibu postpartum membutuhkan pengalaman yang sesungguhnya, salah satunya yaitu diberikan dukungan dari kelompok pendukung seperti dukungan psikologis dan juga dukungan fisik yang harus juga dipenuhi. Kelompok pendukung ini bisa datang dari masyarakat yang berada dilingkungan masyarakat itu sendiri.Wilayah lingkungan Bidan Praktik Mandiri Siti Juleha A.Md.Keb masih ditemukan kasus luka jahitan perineum yang terbuka kembali pada 1 minggu postpartum pada pasien dengan personal hygiene yang buruk dan tidak diperbolehkan mengkonsumsi protein, 1 pasien belum pernah memberikan ASI nya pada bayinya selama 1 minggu paska persalinan dengan alasan kelelahan dan ingin istirahat. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Pengabmas) ini adalah membentuk tim Kelas Kelompok Pendukung (KEKEP) Ibu nifas. Kegiatan Pengabmas dilakukan pada bulan November tahun 2016, bertempat di PMB Siti Juleha. Metode kegiatan dengan ceramah tanya jawab, brain storming, demonstrasi dan redemonstrasi. Bahan yang digunakan adalah leaflet, lembar balik, phantom (alat peraga), matras, modul, buku saku nifas dan buku lembaran informasi. Hasil yang didapatkan adalah terbentuknya tim KEKEP Ibu nifas yang beranggotakan 12 orang Wanita. masalah yang paling banyak didapatkan pada masa nifas adalah tidak pandai menyusui, sumber informasi terbanyak adalah orangtua dan warga sekitar, ada peningkatan pengetahuan tentang masa nifas dan keterampilan Teknik menyusui, perawatan payudara, senam payudara dan pijat bayi. Disarankan untuk adanya monitoring dan evaluasi (monev) peran dari KEKEP Ibu Nifas.
Kata kunci: Pemberdayaan, Wanita, Nifas, KEKEP
1.png)






