Uji Organoleptik Dimsum Ikan Patin Sebagai Alternatif Makanan Tambahan Balita Dalam Upaya Pencegahan Stunting

Authors

  • Irma Paramita
    Poltekkes Kemenkes Riau
  • Hesti Atasasih
    Poltekkes Kemenkes Riau, Pekanbaru Indonesia
  • Dewi Rahayu
    Poltekkes Kemenkes Riau, Pekanbaru Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36929/inch.v3i1.783

Abstract

Masa balita merupakan penentu perkembangan anak di masa yang akan datang. Apabila saat periode tersebut pemenuhan gizi tidak baik, maka akan menimbulkan masalah perkembangan seperti stunting. PMT merupakan program intervensi terhadap balita gizi kurang dengan tujuan meningkatkan dan mencukupi kebutuhan zat gizi anak. Dimsum Ikan patin sebagai makanan fungsional dapat dijadikan PMT yang memiliki nilai gizi tinggi dan dapat diterima sehingga menjadi salah satu upaya dalam pencegahan stunting. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kesukaan dimsum ikan patin sebagai alternatif makanan tambahan balita dalam upaya pencegahan stunting. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan empat formulasi. Uji tingkat kesukaan oleh 30 panelis tidak terlatih pada bulan bulan Januari sampai Desember 2023 dengan analisa menggunakan uji Kruskall Wallis. Hasil penelitian yaitu tidak terdapat pengaruh yang nyata terhadap rasa, tekstur, aroma dan warna dari penambahan daging ikan patin pada dimsum ikan patin. Perlakuan terbaik dimsum ikan patin adalah penambahan ikan patin sebanyak 80 g.  

2741 Abstract Views
0 PDF Downloads

References

Published

2024-04-25

How to Cite

Uji Organoleptik Dimsum Ikan Patin Sebagai Alternatif Makanan Tambahan Balita Dalam Upaya Pencegahan Stunting. (2024). INCH : Journal of Infant and Child Healthcare, 3(1), 1-9. https://doi.org/10.36929/inch.v3i1.783