Penilaian Risiko Ergonomis dalam Manajemen Keselamatan Kerja Perawat di Unit Perawatan Intensif
Abstract
Perawat berisiko mengalami bahaya ergonomis saat memberikan asuhan keperawatan, terutama di pelayanan kesehatan dengan tuntutan kerja tinggi, seperti uni rawat intensif. Langkah awal dalam manajemen keselamatan terhadap pengendalian bahaya ergonomis adalah penilaian risiko ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menilai risiko ergonomi tindakan keperawatan di ruang rawat intensif pada salah satu rumah sakit di Kota Pekanbaru. Penelitian observasional ini dilakukan menggunakan pendekatan Similar Task Group yang dikombinasikan dengan instrumen Rapid Entire Body Assessment (REBA). Tindakan rutin yang dilakukan oleh 20 perawat ICU diamati secara langsung yaitu memandikan pasien, memindahkan pasien, melakukan perawatan luka, mengambil sampel darah untuk pemeriksaan analisis gas darah arteri, memasang kateter intravena, dan melakukan pemeriksaan elektrokardiogram. Hasil penilaian menunjukkan tindakan memandikan pasien sebagai tindakan dengan risiko ergonomis tertinggi, dengan skor REBA sebesar 13. Skor tersebut termasuk dalam Action Level 4, yaitu tingkat risiko ergonomi sangat tinggi yang memerlukan penilaian dan tindakan perbaikan secara segera. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya penerapan perbaikan ergonomi di ruang intensif untuk meminimalkan risiko kerja perawat. Intervensi yang direkomendasikan meliputi penerapan prinsip ergonomi, latihan peregangan secara rutin dan teratur guna mengurangi risiko terjadinya gangguan muskuloskeletal akibat kerja.
References
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1.png)



