Penerapan Metode Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin, dan Sugestif (Speos) untuk Meningkatkan Produksi ASI
Kata Kunci:
ASI, Sectio Caesarea, SPEOSAbstrak
Metode stimulasi pijat endorphin, oksitosin, dan sugestif (SPEOS) digunakan sebagai salah satu teknik nonfarmakologi untuk meningkatkan produksi Air Susu Ibu (ASI) dengan penggabungan dari 3 teknik yaitu teknik menyentuh atau membelai pada sekitar leher, punggung, lengan dan teknik pemijatan pada sepanjang tulang vertebrae sampai tulang costae. Metode SPEOS diterapkan pada pasien post Sectio Caesarea pada 24 jam pertama (minimal 6 jam), yang dilakukan 1 kali sehari dengan durasi 15 menit selama 3 hari berturut-turut dengan evaluasi berupa pengukuran produksi ASI dari hasil pumping selama 15 menit pada setiap. Hasil penerapan metode SPEOS menunjukkan adanya peningkatan produksi ASI terutama hari ketiga. Metode SPEOS efektif dalam meningkatkan produksi ASI berguna untuk merangsang hormon oksitosin dan prolaktin, memberikan rasa nyaman dan rileks serta menumbuhkan keyakinan pada ibu terhadap ASI sehingga bisa mengalir dengan lancar dan memenuhi kebutuhan bayi. Kesimpulan :Penerapan metode SPEOS dapat meningkatkan produksi ASI pada pasien post Sectio Caesarea.
Referensi
[1] N. Alza and N. Nurhidayat, “Pengaruh Endorphin Massage terhadap Produksi ASI pada Ibu Post Partum di Puskesmas Somba Opu Kabupaten Gowa,” J. Ilm. Kesehatan (JIKA), vol. 2, no. 2, pp. 93–98, 2020. [Online]. Available: https://salnesia.id/jika/article/view/61
[2] R . Arsi, F. Afdhal, and A. U. Saputra, “Pengaruh Metode SPEOS (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin, dan Sugestif) dan Murottal Al-Qur’an terhadap Produksi ASI Ibu Post Sectio Caesarea,” J. Ilm. Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya, vol. 18, no. 2, pp. 88–98, 2023. [Online]. Available: http://journal.stikeshangtuah-sby.ac.id/index.php/JIKSHT/article/view/289
[3] C. Aryanti, A. Budianto, and I. Setyaningrum, “Pengaruh Pijat Oksitosin dengan Minyak Telon terhadap Produksi ASI pada Ibu Post Partum SC di Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal,” J. Ilm. Kesehatan, vol. 14, no. 1, pp. 56–59, 2023. [Online]. Available: https://ejournal.bhamada.ac.id/index.php/jik/article/view/454
[4] Baharuddin, Psikologi Pendidikan: Refleksi Teoretis terhadap Fenomena. Yogyakarta, Indonesia: Ar-ruzz Media, 2016.
[5] A. D. C. Dewi, “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelancaran Produksi ASI,” J. ’Aisyiyah Medika, vol. 4, pp. 1–8, 2019. [Online]. Available: https://scholar.archive.org/work/vjgozzrqozds7n22jnaqrvsua4/access/wayback/http://jurnal.stikes-aisyiyah-palembang.ac.id/index.php/JAM/article/download/230/208
[6] N. Helmi and Z. Rasyid, “Determinan Persalinan Sectio Caesarea pada Ibu Bersalin di Rumah Sakit X Pekanbaru Tahun 2019,” J. Kesehatan Komunitas, vol. 6, no. 1, pp. 115–121, 2020. [Online]. Available: https://jurnal.htp.ac.id/index.php/keskom/article/view/403
[7] Indanah, S. Karyati, and Widyawati, “Pijat OKE (Oksitosin Kombinasi Endorphin) mampu Meningkatkan Produksi ASI Ibu Nifas,” J. Ilm. Keperawatan dan Kebidanan, vol. 14, no. 2, pp. 403–410, 2023. [Online]. Available: https://ejr.umku.ac.id/index.php/jikk/article/view/1966
[8] Y. E. Lahu and R. I. Yeni, “Efektivitas Pijat Oksitosin untuk Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Post Sectio Caesarea,” J. Menara Medika, vol. 7, no. 1, pp. 118–124, 2024. [Online]. Available: https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menaramedika/article/view/5690
[9] M. Magfirah and I. Idwar, “Pengaruh Endorphin Massage terhadap Pengeluaran ASI pada Ibu Post Partum,” J. Kebidanan Malahayati, vol. 7, no. 3, pp. 548–554, 2021. [Online]. Available: https://scholar.archive.org/work/smhyoqfisvekdfxbscyuxe5by4/access/wayback/http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan/article/download/4346/pdf
[10] P. Napisah, “Intervensi untuk Menurunkan Nyeri Post Sectio Caesarea,” HEALTHY: J. Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, vol. 1, no. 2, pp. 92–100, 2022. [Online]. Available: https://jurnalp4i.com/index.php/healthy/article/view/1113/1114
[11] S. P. T. A. Nirahua, “Analisis Asuhan Keperawatan Intervensi Footbath Therapy pada Ibu Post Sectio Caesarea dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut di RSUD Budi Asih Jakarta Timur,” Undergraduate thesis, Universitas Nasional, 2023.
[12] E. Nurhayati and N. P. N. Sukadiariani, “Pengaruh Metode SPEOS terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi pada Ibu Post Sectio Caesarea di Rumah Sakit Pelni Jakarta,” Indones. J. Nursing Health Sci., vol. 5, no. 2, pp. 168–175, 2020. [Online]. Available: https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Journal-17373-11_0615.pdf
[13] E. Nurhayati and N. P. N. Sukadiariani, “The Effect of SPEOS Method on Increasing Breast Milk among Mothers with Post Section Caesarea in Pelni Hospital, Jakarta,” Int. J. Nursing Health Serv., vol. 3, no. 5, pp. 622–631, 2020. [Online]. Available: http://www.ijnhs.net/index.php/ijnhs/article/view/370
[14] Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Jakarta Selatan, Indonesia: DPP PPNI, 2017.
[15] Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Jakarta Selatan, Indonesia: DPP PPNI, 2018.
[16] Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Jakarta Selatan, Indonesia: DPP PPNI, 2019.
[17] A. P. Rahayu, Panduan Keperawatan Maternitas. Yogyakarta, Indonesia: Deepublish, 2016.
[18] S. D. Rahmawati and H. Saidah, “Hubungan antara Status Gizi dan Paritas dengan Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Post Partum di Wilayah Kerja Puskesmas Cipanas Kabupaten Garut,” J. Nusantara Medika, vol. 5, no. 1, pp. 55–62, 2021. [Online]. Available: http://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/16326
[19] M. Safitri, “Indikasi Persalinan Sectio Caesarea dan Komplikasi Pasca Persalinan Sectio Caesarea: Narrative Review,” Bachelor’s thesis, Universitas ’Aisyiyah, 2020. [Online]. Available: https://digilib.unisayogya.ac.id/5392/
[20] A. D. Saputra, “Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Leaflet terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Manajemen Laktasi di Puskesmas Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya,” Bachelor’s thesis, Universitas Siliwangi, 2020. [Online]. Available: http://repositori.unsil.ac.id/id/eprint/8049
[21] N. K. A. Sugiartini, N. M. R. Widiastuti, N. M. A. Febriyanti, and N. N. D. Witari, “Pengaruh Penerapan Metode Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin dan Sugestif (SPEOS) terhadap Produksi ASI pada Ibu Post Sectio Caesarea,” J. Midwifery Zigot, vol. 6, Nov. 2023. [Online]. Available: https://ejurnal.uij.ac.id/index.php/JM/article/download/2449/1633/8879
[22] T. Sundari, “Penerapan Metode SPEOS (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin, dan Sugestif) pada Ibu Nifas di Desa Paguyangan Brebes,” Undergraduate thesis, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 2020. [Online]. Available: https://repository.ump.ac.id/10023/1/Tati%20Sundari%20COVER.pdf.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Febi Nabila, Nur Aulia, Wice Purwani Suci

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









