Pengaruh Kombinasi Ekstrak Daun Kelor Dan Sari Kurma Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Remaja Putri

Penulis

  • Findy Hindratni
    Poltekkes Kemenkes Riau
  • Septi Sari
    Poltekkes Kemenkes Riau
  • Aura Gizta
    Poltekkes Kemenkes Riau

Kata Kunci:

Ekstrak Daun Kelor, Sari Kurma, Kadar Hemoglobin, Remaja Putri

Abstrak

Kadar hemoglobin yang rendah dapat menyebabkan daya tahan tubuh, kebugaran, serta ketangkasan berfikir menurun yang berujung menurunkan prestasi belajar dan produktivitas kerja pada remaja putri. Terdapat 21.010 wanita usia reproduksi menderita kadar hemoglobin rendah di Indonesia pada tahun 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak daun kelor dan sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri di MAN Tanjungpinang. Kandungan zat besi tertinggi terdapat pada ekstrak daun kelor yaitu 28,2 mg/100 gram, dan kandungan vitamin C tertinggi terdapat pada sari kurma yaitu 341,67 mg/100 gram. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari – April 2022, dengan sampel berjumlah 15 remaja putri. Sampel diberikan intervensi ekstrak daun kelor berjumlah 2x500 mg dan sari kurma 2x15 ml per hari selama 12 hari. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan α 5%. Hasil penelitian didapatkan rata-rata kadar haemoglobin sebelum diberikan intervensi adalah 14,147 g/dL, dan rata-rata kadar haemoglobin sesudah diberikan intervensi adalah 15,960 g/dL. Ada pengaruh kombinasi ekstrak daun kelor dan sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin remaja putri di MAN Tanjungpinang (p = 0,001).

6 Abstract Views
6 PDF Downloads

Referensi

[1] WHO. Orientation Programme on Adolescent Health for Health-care Providers – New Handout. WHO: Department of Child and Adolescent Health and Development (CAH). 2020.

[2] Nall, R. “Hemoglobin Levels: What’s Considered Normal?”. Diakses melalui web https://www.healthline.com/health/normal-hemoglobin-levels, tanggal18 April 2022, pukul 15.54 WIB. 2020.

[3] Kemenkes RI. “Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS)”. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018.

[4] Kristiana, AS, dkk. “Efektivitas Seduhan Teh Rosela Kering Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin pada Remaja Putri di Kota Malang”. Jurnal Wiyata, vol. 6, no. 1, 2019.

[5] Rani, KC, dkk. KandunganNutrisi Tanaman Kelor. Universitas Surabaya: Fakultas Farmasi, ISBN 978-602-52535-5-3. 2019.

[6] Hernawan, B, dkk. “Pengaruh Konsumsi Sari Kurma (Dates Syrup) Terhadap Konsentrasi Lipid Peroksida Selam Latihan Aerobik Akut Bagi Pemula”. Jurnal Biomedika, vol. 11, no. 1, 2019.

[7] Fitriyaa, M, dkk. “Upaya Peningkatan Kadar Hemoglobin Melalui Suplemen Tepung Daun Kelor Pada Remaja Putri”. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta: The 11th University Research Colloquium, 2020.

[9] Dyantika, I. Lama Pembentukan Hemoglobin dari Asupan Fe. Diakses melalui web https://www.alodokter.com/komunitas/topic/berapa-lama-pembentukan-hemoglobin-dari-asupan-fe---, tanggal 17 Januari 2022, pukul 13.30 WIB. 2020.

[10] Syahputra A, Veri N, Lajuna L. “Literature review: Terapi komplementer untuk peningkatan kadar hemoglobin pada remaja dengan anemia”. Femina: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 2024.

[11] Kadi P. “Konsumsi kapsul tepung daun kelor dan sari jeruk manis terhadap peningkatan kadar haemoglobin remaja putri post menstruasi”. J Kesehatan Delima Pelamonia, 2022.

[12] Marwati M, Handriati A, Handayani B. “Edukasi pentingnya asupan gizi seimbang pada remaja dan pembuatan es lumut kurma kelor untuk cegah anemia di Desa Serang Mekar Kecamatan Ciparay”. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPKM), 2024.

[13] Yulianti, dkk. “Pengaruh Ekstrak Daun Kelor terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri di SMU Muhammadiyah Kupang”. Jurnal Sains Terapan Kesehatan, vol.6, no.4, pp. 399 – 404, ISSN 2252-5416, 2016.

[14] Hastuty, Y. D., & Nitia, S. “Ekstrak Daun Kelor Dan Efeknya Pada Kadar Hemoglobin Remaja Putri Moringa Leaf Extract and Its Effect on Hemoglobin Levels in Young Girls”. (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, vol. 17, no. 1, pp. 2654–3427, 2022.

[15] Khofifah, N., & Mardiana, M. “Biskuit daun kelor (Moringa oleifera) berpengaruh terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri yang anemia”. AcTion: Aceh Nutrition Journal, vol. 8, no. 1, pp. 43-50, 2023.

[16] I'anah, F. C., Terawan, V. M., Akbar, I. B., Mose, J. C., & Herawati, D. M. D. “Pemberian Ekstrak Daun Kelor Dalam Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Perempuan”. Jurnal Kesehatan Universitas Prima Nusantara Bukittinggi, vol. 13, no. 3, pp. 874, 2023.

[17] Adriani, P, dkk. “Pengaruh Sari Kurma (Phoenix Dactylifera) terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri”. Jurnal SMART Kebidanan, vol. 8, no. 1, 2021.

[18] Mawaddah, S, dkk. “Pengaruh Pemberian Sari Kurma Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri yang Mengalami Anemia”. Jurnal Media Informasi, vol. 15, no. 2, 2019.

[19] Indira, E., & Aisah, S. (2024). Pemberian Sari Kurma untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri dengan Anemia. Jurnal Biomedika, vol. 11, no. 1, pp. 30, 2024.

[20] Pratiwi SD, Triani Y. “Pemberian Buah Kurma Meningkatkan Kadar

Hemoglobin pada Ibu Hamil”. Jurnal Kebidanan Malakbi, vol. 5, no. 1, pp. 48–56, 2024.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-23

Cara Mengutip

Pengaruh Kombinasi Ekstrak Daun Kelor Dan Sari Kurma Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Remaja Putri. (2026). JURNAL PROTEKSI KESEHATAN, 14(2), 97-102. https://jurnal.pkr.ac.id/index.php/JPK/article/view/510

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama