PEMBENTUKAN KELOMPOK KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA MTs MUHAMMADIYAH 02 PEKANBARU WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO KOTA PEKANBARU

Penulis

  • Zuchrah Hasan
  • Yeni Aryani

DOI:

https://doi.org/10.36929/ebima.v1i1.275

Abstrak

ABSTRAK
Remaja merupakan bagian dari sumber daya manusia serta masa depan bangsa. Sebagai
generasi penerus bangsa, remaja akan berperan penting dalam melanjutkan pembangunan bangsa
Indonesia serta mempunyai andil besar dalam menetukan nasib bangsa. Remaja diharapkan
memiliki moral dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Kelompok kesehatan reproduksi pada
remaja merupakan upaya dibidang kesehatan yang bertujuan kepada kelompok-kelompok
individu yang terorganisasi untuk meningkatkan kemampuan dan derajat kesehatan khususnya
kesehatan reproduksi pada remaja melalui promotif. Sekolah MTs Muhammadiyah meupakan
sekolah tingkat pertama yang sudah mempunyai Kelompok kesehatan Remaja (KKR) tetapi
belum mempunyai terbentuk Kelompok kesehatan Reproduksi remaja (KRR) dan akan dibentuk
dalam 5 kelompok terdiri dari 50 orang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah
terbentuknya kelompok kesehatan reproduksi pada remaja di sekolah MTs Muhammaddiyah 02
wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo Kota Pekanbaru, meningkatkan pengetahuan kesehatan
reproduksi pada remaja dan mampu memberikan informasi kesehatan reproduksi remaja pada
remaja lainnya. Adapun manfaat bagi siswa adalah dapat mengetahui dampak dari pergaulan
bebas, penyakit menular sexsual dan pernikahan dini. Sasaran dalam kegiatan ini adalah
kelompok remaja di sekolah MTs Muhammdiyah wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo kota
Pekanbaru. Kegiatan pengabdian masyarakat dimulai tanggal 4 Juni 2018 sampai dengan 31 Juli
2018. Hasil pengabdian masyarakat pada kegiatan ini terbentuknya kelompok kesehatan
reproduksi pada remaja yang terdiridari 5 kelompok dengan masing –masing anggota 10 orang.
Penilaian dilakukan 2 kali kegiatan pertama pre tes nilainya 76 % meningkat setelah dilakukan
penyuluhan pada penilaian post test menjadi 92 %.

2404 Abstract Views
0 PDF Downloads

Referensi

Kemenkes RI. (2015). Profil Kesehatan

Indonesia tahun 2014. Jakarta :

Kemenkes RI.

WHO. (2015). Diabetes Mellitus.

Diakses pada tanggal 27 September

Diperoleh dari

http://www.who.int/mediacentre/news

/releases/2016/world-healthday/en/

Waspadji, S. (2007).

Penatalaksanaan DM terpadu.

Jakarta: Fakultas Kedokteran

Universitas Indonesia.

Rekam Medik RSUD Indrasari Rengat.

(2017). Rakapitulasi Penderita

Diebetes Mellitus Beserta

Komplikasinya Di RSUD Indrasari

Rengat.

Notoadmodjo, S. (2012 ) Metodologi

Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka

Cipta.

M. Chazienul Ulum. (2016) Perilaku

Organisasi Menuju Orientasi

Pemebrdayaan. UB Press.

Sunaryo. (2014). Psikologi Untuk

Keperawatan. Jakarta: EGC.

Donsu, J.D.T (2017). Psikologi

Keperawatan. Yogyakarta:Pustaka

Baru Press

Asriwati. (2019). Buku ajar

antropologi dalam keperawatan.

Deeppublish

Purwanto, M. N. (2006). Psikologi

Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda

Karya.

Zuyina L, dan Bandiah, S. (2008).

Psikologi Kesehatan. Yogyakarta: Mitra

Cendika.

Susan. (2011) Self care science nursing

theory and evidence based. Springer

Publishing Company

Wawan dan Dewi. (2010) Teori dan

pengukuran pengetahuan sikap dan

perilaku manusia.

Meydani. (2016). Faktor-Faktor Yang

Berhubungan Dengan Upaya

Pencegahan Komplikasi Dm Oleh Pasien

Dm Di Poliklinik Khusus Penyakit Dalam

Rsup Dr M.Djamil Padang

Unduhan

Diterbitkan

2021-01-04

Cara Mengutip

PEMBENTUKAN KELOMPOK KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA MTs MUHAMMADIYAH 02 PEKANBARU WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO KOTA PEKANBARU. (2021). EBIMA : Jurnal Edukasi Bidan Di Masyarakat, 1(1), 47-51. https://doi.org/10.36929/ebima.v1i1.275

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama