Case Study of Changes in Body Weight, Upper Arm Circumference, and Birth Weight of Infants in Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency Who Receive Additional Food (MT) Local

Authors

  • Alfitratul Rizqaini
    Poltekkes Kemenkes Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Muharni Muharni
    Poltekkes Kemenkes Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Lily Restusari
    Poltekkes Kemenkes Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Dewi Rahayu
    Poltekkes Kemenkes Riau, Pekanbaru, Indonesia

Keywords:

Pregnant Women with CED, Local Supplementary Food, Body Weight

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) is a condition of long-term undernutrition in pregnant women, indicated by a mid-upper arm circumference (MUAC) of less than 23.5 cm, and poses risks to both maternal and fetal health. One of the government strategies to address this issue is the provision of locally based supplementary food (Local Supplementary Feeding). However, most previous studies have predominantly employed quantitative approaches and focused on program coverage, while in-depth case-based analyses at the primary health care level remain limited. This study aimed to describe changes in the nutritional status of pregnant women with CED before and after receiving Local Supplementary Feeding in the working area of Pekanbaru City Primary Health Center in 2024. A qualitative approach with a descriptive case study design was applied to three pregnant women with CED from August 2024 to May 2025. Data were collected through interviews and secondary data from the e-PPGBM system. The results showed an increase in body weight ranging from 5.5 to 12.95 kg and an increase in MUAC of 1–2 cm. However, one case of low birth weight was still observed, indicating the need to evaluate the quality and effectiveness of Local Supplementary Feeding interventions.

10 Abstract Views
4 PDF Downloads

References

[1] A. Melinda, Nadimin, Sukmawati, and A. Ipa, “Nutritional intake and body weight of pregnant women with chronic energy deficiency during the nutrition counseling program and supplementary feeding,” Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, vol. 15, no. 2, pp. 183–191, 2023.

[2] D. Heryunanto, S. Putri, R. Izzah, Y. Ariyani, and C. K. Herbawani, “Gambaran kondisi kekurangan energi kronis pada ibu hamil di Indonesia, actor penyebabnya, serta dampaknya,” PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 6, no. 2, pp. 1792–1805, 2022, doi: 10.31004/prepotif.v6i2.4627.

[3] Y. I. Jayadi, Syarfaini, D. I. Ansyar, and D. A. Sayyidinna, “Evaluasi program pemberian makanan tambahan (PMT) anak balita pada masa pandemi Covid-19 di Puskesmas Kabupaten Gowa,” Al Gizza: Public Health Nutrition Journal, vol. 15, no. 2, pp. 105–117, 2020, doi: 10.33860/jik.v15i2.465.

[4] G. Mangalik, R. T. Koritelu, M. W. Amah, R. Junezar, O. P. I. Kbarek, and R. Widi, “Supplementary feeding program: A case study of pregnant women with chronic lack of energy at Puskesmas Cebongan Salatiga,” Journal of Nursing and Midwifery, vol. 10, no. 1, p. 111, 2019.

[5] D. Rahmawati, T. Sudiarti, and Y. P. Fitri, “Analisis hasil pemberian makanan tambahan (PMT) lokal di pos gizi pada balita underweight di Kota Tangerang,” Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, vol. 6, no. 11, pp. 2279–2287, 2023.

[6] Marpuah, T. Farida, E. Afrika, and M. Romadhon, “Hubungan riwayat abortus, usia kehamilan, dan kunjungan ANC dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Batu,” vol. 15, no. 4, pp. 184–191, 2023.

[7] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2016 tentang Standar Produk Suplementasi Gizi. Jakarta: Kemenkes RI, 2016.

[8] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pedoman Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Lokal bagi Ibu Hamil dan Balita Bermasalah Gizi. Jakarta: Kemenkes RI, 2018.

[9] Direktorat Bina Gizi Masyarakat, Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan untuk Ibu Hamil. Jakarta: Kemenkes RI, 2017.

[10] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 2023.

[11] World Health Organization, Report of a WHO Technical Consultation on Birth Spacing. Geneva: WHO, 2005.

[12] World Health Organization, Global Nutrition Monitoring Framework: Operational Guidance for Tracking Progress in Meeting Targets for 2025. Geneva: WHO, 2017.

[13] S. Ratna Ningsih, “Hubungan kunjungan antenatal care (ANC) dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSUD Wonosari Yogyakarta,” Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian, vol. 18, no. 2, pp. 88–95, 2021.

[14] Badan Pusat Statistik, Statistik Indonesia 2024. Jakarta: BPS, 2024.

[15] D. Heryunanto, S. Putri, R. Izzah, Y. Ariyani, and C. K. Herbawani, “Gambaran kondisi kekurangan energi kronis pada ibu hamil di Indonesia, faktor penyebabnya, serta dampaknya,” PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 6, no. 2, pp. 1792–1805, 2022.

[16] Marpuah, T. Farida, E. Afrika, and M. Romadhon, “Hubungan riwayat abortus, usia kehamilan, dan kunjungan ANC dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Batu,” vol. 15, no. 4, pp. 184–191, 2023.

[17] Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Petunjuk Teknis Pendidikan Gizi dalam Pemberian Makanan Tambahan Lokal bagi Ibu Hamil dan Balita. Jakarta: Kemenkes RI, 2018.

[18] D. Rahmawati, T. Sudiarti, and Y. P. Fitri, “Analisis hasil pemberian makanan tambahan (PMT) lokal di pos gizi pada balita underweight di Kota Tangerang,” Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, vol. 6, no. 11, pp. 2279–2287, 2023.

[19] M. Musaddik, L. A. R. Putri, and H. M. Ihsan, “Hubungan sosial ekonomi dan pola makan dengan kejadian kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Nambo Kota Kendari,” Jurnal Gizi Ilmiah, vol. 9, no. 2, pp. 19–26, 2022.

[20] N. Astria, P. P. Sari, and I. D. P. Sari, “Pengaruh pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) dan edukasi gizi seimbang terhadap peningkatan berat badan pada balita gizi kurang,” Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, vol. 7, no. 1, pp. 211–214, 2024.

Downloads

Published

2026-01-21

How to Cite

Case Study of Changes in Body Weight, Upper Arm Circumference, and Birth Weight of Infants in Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency Who Receive Additional Food (MT) Local. (2026). JPK : Jurnal Proteksi Kesehatan, 14(2), 74-81. https://jurnal.pkr.ac.id/index.php/JPK/article/view/1236

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>